
Indonesia merupakan negara dengan julukan “Megabiodiversity Country“. Julukan tersebut tentunya bukan sekedar julukan hampa tanpa makna. Ada beberapa catatan yang mencengangkan tentang kekayaan hayati Indonesia. Anda bisa bayangkan, luas Indonesia yang 1,3% permukaan bumi, Indonesia memiliki sekitar 10% (sekitar 25.000 jenis) tumbuhan berbunga dunia. Dari kelompok fauna telah diketahui pula ada sekitar 12% mamalia, 17% burung serta 16% reptil dan amfibi dunia yang hidup di Indonesia.
Semarang sebagai bagian dari Indonesia tentu juga memberikan andil yang cukup, sehingga Indonesia mendapat julukan tersebut. Kekayaan hayati kota Semarang dan Indonesia tentunya perlu kita jaga. Salah satu langkah perealisasian awal untuk itu adalah dengan melakukan inventarisasi kekayaan yang kita miliki.
Haliaster sebagai salah satu organisasi pecinta alam yang bernaung di bawah Jurusan Biologi Universitas Diponegoro, salah satu universitas negeri terbesar dan terpercaya di kota Semarang, bertanggung jawab dalam menjaga kekayaan tersebut.
Berbekal ilmu yang dimiliki, Haliaster berevolusi untuk menjadi Biodiversity Centre of Semarang di hari tetasnya yang ke 50. Langkah awal dari perwujudan cita-cita besar itu, Haliaster bermula pada tahun 2009 melakukan pendataan keanekaragaman jenis hayati di sekitar Kampus Tembalang.
Dalam mewujudkan mimpinya Haliaster terus berkoordinasi aktif dengan civitas akademika yang ada di jurusan Biologi Universitas Diponegoro,(rekan-rekan mahasiswa dan dosen), melibatkan organisasi-organisasi pecinta alam yang ada di Universitas Diponegoro, serta LSM yang bergerak dala bidang konservasi lingkungan hidup.
Dalam usianya yang hampir 20 tahun. Haliaster sudah hampir “merampungkan” data keanekaragaman jenis burung yang ada di Semarang. Untuk hal tersebut kami dibantu dengan Komunitas Pengamat Burung Semarang Semarang Bird Community (SBC).
Semoga cita-cita Haliaster tersebut akan menjadi motivasi, arah tujuan dalam Haliaster terbang. Besar harapan kami dukungan atas semua pihak agar terwujudnya cita-cita tersebut.


